JustFunPlayandKidd, yang dapat cahaya kehidupan pasti akan tahu yang bercahaya dan tidak... karena pulau ini hanya senang-senang, main, dan sendau gurau... Kita akan diuji dengan kebaikan dan keburukan sebagai cobaan yang sebenarnya, mari hadapi dengan sabar dan sholat. "Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?" (Surah Al-An'Am ayat 32) |Selamat Terdampar di pulau Kecil| Jelajahi Yuk| Berminat Kerjasama etc Contact Me | angkisland@gmail.com

Rabu, 21 September 2016

Melody of Qur'an from Masjid Syuhada Kotabaru Jogjakarta

Siapa yang tidak takjub dengan mukjizat kitab suci Al Quran, ditinjau dari berbagai macam sisi, Al Quran ini sungguh luar biasa. Baik bagi yang mampu berbahasa arab ataupun tidak. Namun memang menguasai bahasa Arab akan mudahkan kita dalam memahami Al Quran..

sd syuhada
Nah tiap jumat dan Ahad sore belajar jadi murid SD lagi sob hehe

Karena Al Quran ini diturunkan agar kita membaca dan memahaminya. Bukan sekedar hanya melantunkan dan jadi angin lalu, tapi mukjizatnya akan makin terasa saat kita membaca memahami dan menjadikannya pedoman disetiap ujian dan pilihan kehidupan. 


Nah kita juga perlu kerja keras nih sob terkhusus bagi orang ajam kayak kita alias orang diluar arab. Kita punya tugas extra, bahkan jauh lebih keras dari orang arab, karena ini bukan bahasa ibu kita sob. Tapi meski gitu mukjizatNya Al Quran ini mantaaaap abiss dan masih bisa kita rasakan meski kita belum mahir memahami bahasa arab sekalipun.

Bahkan Al Quran ini perlu dipahami oleh mereka yang orang arab sekalipun, dikarenakan Al Quran ini memakai bahasa arab fusha alias tingkat tingginya. 

Nah kalo kita orang Jawa kayak krama inggilnya, karena kita sendiri orang Jawa kadang gak ngeh juga kalo krama inggil dipakai dan diperdengarkan ke telinga kita apalagi generasi muda. kita juga perlu kan buka kamus, atau malah tanya ke simbah.

Yah begitu juga dengan bahasa arab dalam Al Quran ini amazing. Baik dari susunan katanya atau keindahan yang dipakai. Dari semua sisi bisaaaaa banget dikagumi. Dari mulai ilmu hitung matematik, sampai ilmu kaligrafi uhhhh nendang abis deh semua ada di Al quran direnungi diambil hidayahNya. Inilah sejatinya kekuatan besar umat Islam saat ini.

Semoga kita termasuk yang bersemangat untuk menjadi ahli Al Quran karena Allah sendiri yang menyuruh kita membacanya, yah semoga kita termasuk yang ahli Al Quran aamiin. 

Agar agama ini tetap mulia. Sungguh kitalah yang membutuhkan pedoman dari Allah ini, karena kita amat miskinnya dengan ilmu. Dan di Al Quran inilah sumber dari segala ilmu.

kelas syuhada
lomba terus dalam kebaikan ya sob. yang rajin dah pokoknya

Makanya saya salut dengan para ahli Al Quran. Dan salah satu yang sering kita sebagai orang ajam takjub terkesima saat Al Quran dibacakan yakni saat di Qiroahkan dengan ilmu Qiroah, atau membaca Al Quran dengan teknik keindahan atau dibaguskan. 

Di mana disitu mencakup makhroj dan berbagai unsur Al Quran ini dikaji lalu terciptalah ilmu Tajwid, yang mana mempunyai makna membaguskan menaruh pada hak-hak huruf dan tempatnya. Jadi kehadiran ilmu tajwid tidak lepas dari ilmu Qiraat yang lebih dahulu ada dengan macam gaya pembacaan semasa Nabi msih hidup. 

Bila kita melihat perkembangan ilmu tajwid hingga saat ini, telah menjadi kesepakatan ulama bersama dan pakem umat muslim dunia, ilmu tajwid sendiri muncul juga karena ilmu Qiroah, coba deh sobat lihat sejarahnya.

Meski gak dosa kalo gak bisa Tajwid tapi kita juga perlu menguasainya agar Al Quran semakin indah. karena Tajwid dari kata Jawwada yang artinya membaguskan. Nah Ilmu Tajwid sendiri memang menjadi alat pemersatu yang baik. Di mana sekarang umat muslim di dunia sangat melimpah.

Datang dari berbagai macam dialek dan suku, yang mana pasti dalam membacanya  akan terpengruh dialek lokalnya yang mana tentu akan berbeda dengan Zaufnya orang arab. Dan ini merupakan salah satu mukjizat dan karunia Allah. Bahwa setiap manusia berbeda satu orang dengan yang lainnya Subhanallah.

Maka tentu saja karena daerahnya berbeda olah vokal suaranya juga pasti beda. Tapi hal itulah yang jadi keindahan agama ini. Perbedaan itu mampu disatukan dengan Al Quran, makanya bila kita bisa terus belajar paham Al quran pasti dah umat  Islam bakal bersatu, karena seluruh dialek tersebut dituntut semampunya ikuti dialek Al Quran ini diturunkan, yakni Nabi kita dari dialek gaya suku Quraisy.

Saya pun waktu memakai dialek Jibril Wahab yang dari Prancis masih ada yang gak pas karena bukan dialek diri sendiri dan dibetulkan saat belajar dimari.Karena Al Quran kita baca untuk kuatkan diri kita sendiri mencari nasehat Allah.

Meski begitu tujuan dari dialek itu disatukan tetap mengacu agar Al Quran terbaca dengan tartil, jelas makna dan benar. Maka bila ada orang dengan dialek cina misalnya sudah berusaha keras membaca Al Quran tartil sesuai dialek arab dan ilmu Tajwid tapi kenyataannya tetap akan timbul ciri khas yang beda, namun dengan adanya dialek pemersatu ini maka persatuan akan tetap terjaga.

Lantas apakah salah membaca tanpa dialek asal Al Quran diturunkan??? Yang pasti tanya ke ulama terdekat yang paham Al Quran ya sob, yang penting kita tahu sewaktu Rasul masih hidup, perbedaan membaca dengan dialek ini belum terlalu banyak orang berselisih, namun setelah beliau meninggal perselisihan saling terjadi, dan tiap yang membaca merasa paling benar. 

Karena yang dari bahasa audio yang mulai dituliskan dalam bahasa tulis. Jadi pastilah akan timbul banyak huru hara perbedaan.

Maka akhirnya khalifah Ustman bin Affan menyatukan perbedaan dan setelah musyawarah dengan para sahabat ditetapkan agar umat Islam diseluruh dunia menyatukan arah belajarnya dengan pakem arab, karena Al Quran ini turun melalui lisan suku Quraisy. Nah lebih lengkapnya dan serunya sobat bisa deh cari sumber yang terpercaya yah. Semisal cari artikel agama islam bisa di www.yufid.com

Hal ini terjadi juga karena Al quran yang mulai dituliskan dalam mushaf guna menjaga Al quran itu sendiri, nah akhirnya semua bersatu dalam mushaf Ustmani.

Bahkan yang satu daerahpun bisa juga mengeluarkan suara yang berbeda, karena pengruh organ fisik setiap orang pun berbeda. Susunan gigi, lidah, mulut dan yang lainnya, kesimpulannya banyak faktor yang membuat pembacaannya berbeda.

Nah angki terus maksudnya apa kamu bikin posting ini?? Saya hanya bermaksud harap ridho Allah tentunya dan bersyukur atas nikmat hidayah Al Quran. 

Dan semoga banyak teman saya yang membuka cakrawalanya lebih luas. Dan ini bersinggungan dengan kecintaan saya pada suatu hal. Dan ternyata yang saya cintai tersebut, cukup menyita perhatian dalam pilihan hidup saya, dan banyak pengaruhi jalan hidup saya.




Maklum karena dulu saya suka banget sama musik eh tapi ternyata baru tau bahwa syariat agama melarangnya *saya juga baru tau belum lama, yah hidayah Allah emang kudu dicari, jadi emang jangan salahkan orang lain kalo kita gak dapat hidayah, mungkin karena kita malas mencari dan mungkin juga takdir Allah.

Yah pokoknya setelah banyak kepo, tanya, merenung, merasakan ke dalam diri sendiri. Memang tidak mungkin sob antara musik ini bersatu dengan Al Quran. Karena dampak musik terhadap Al Quran akan sangat berpengaruh. 



Yah pada intinya Al Quran ini emang obat mujarab bagi hati-hati yang rindu kembali pada fitrah yakni mencintai firman Tuhannya. Dan setelah saya rasakan ilmu tajwid ini emang sama kayak ilmu musik. Kita dilatih irama, tempo, cara melantunkan kata sesuai dengan pakem, ada jenis-jenis lagu dan banyak macam, yang pada akhirnya sama bermuara pada keindahan.

Kalo kita keluar dari pakem bisa sebabkan fals kalo dalam ilmu musik, namun kalo dalam ilmu tajwid bisa terjadi lahn dan ini amat sangat fatal, bahkan kalo disengaja bisa dosa sob, karena maknanya jadi berubah. Nah yang paham makna itu tentu orang Arab hehe, nah kita?? yah secara zahirnya saja bisa membetulkan, tau deh kalo yang udah lama di Arab rasanya gimana kalo gak ngeh sama ucapan arab orang Indonesia gini.

Karena perubahan makna dalam Al Quran, meski begitu kita harus sabar karena bahasa arab ini emang bukan bahasa ibu kita, jadinya kita juga gak ngeh itu makna benar apa enggak, yang penting kita baca sesuai aturan tajwid, maka otomatis akan benar. Yah sama kayak di musik, asal kita tetap di not baloknya dan tidak keluar dari notnya, yah ndak fals, meski di musik ada improvisasi. Nah di Al Quran juga ada, namun yang terpenting tidak lepas dari pakem tajwid.

Dulu sebelum ngehhh dengan bahasa Arab, saya masih berfikiran Al Quran ini serem hehe, baca dikit salah dan berbagai kesakralan lainnya, yah mungkin karena kita belum paham bahasa Arab. Tapi hal itu tetaplah sakral ya sob, karena Al Quran ini beda dengan syair, karena kalo syair kita bisa seenak udel, hehe tapi kalo Al Quran jelas enggak.

Makanya kita lebih doyan nyanyi karena kita paham bahasanya sob dan pas ama udel kita hehe pizz, Nah makanya biar makin doyan Al Quran kita juga perlu paham bahasa arab. Karena dengan membaca al Quran akan menambah iman kita loh sob, insyaAllah.

Dan yang pasti jangan takut sama bahasa Arab ya sob? Bahasa Arab itu asik kok, bahkan lebih asik dari bahasa Inggris loh, cobain deh, bahasa yang bakal kita nikmati sampai akhirat, karena kala itu Al quran akan jadi keselamatan kita kan, nah lantas dengan bahasa apa al quran itu akan hadir jadi penyelamat kita?? Allahualam


Perjalanan belajar bahasa Arab saya juga ada kisahnya.



Akhirnya kita akan sangat tahu di mana letak persamaan dan perbedaan antara Al Quran dan musik serta nyanyian. Salah satu gunung es saya pecah yakni karena saya tahu syeikh Mansour As Salimi berasal dari Arab Saudi nih sob, coba sobat lihat videonya di Youtube banyak alhamdulillah, gimana sobat udah ngeh belum letak yang saya maksud. Kalo belum kita boleh deh diskusi langsung yah biar jelas, maklum bahasa tulis kadang terbatas.

Jadi perbedaan saat syeikh mansur bicara biasa, dengan waktu baca Al Quran, itu kok tekniknya kayak kita ngomong biasa eh abis itu melagukan omongan kita, yah begitulah yang saya tangkep.

Jadi kalo Al Quran ini kita dapat kalimat indah langsung yang menciptakan Allah, namun kalo syair yah hanya buatan" manusia saja.

Kalo yang paham bahasa Arab pasti ngeh kan dengan apa yang saya maksud. Yah yang pasti musik ini menular dari orang Yunani sana, bahkan nasrani yang jaman Nabi Isa AS tak pakai alat musik juga terjerat memakai di umat sepeninggal nabinya, kalo sobat yang menelusur sejarah pasti ngeh dimana letak kesesatan yang terjadi karena nasrani memakai alat musik untuk ibadahnya.

Karena saya pernah ikut pengajian di Masjid Syuhada juga ramadhan kemarin tentang sejarah tersesatnya umat Nasrani hingga akhirnya terjatuh beribadah dengan menggunakan alat musik, itu diawali sejak era konstantinopel dulu terbawa virus wabah yunani yang suka alat-alat musik, yah pokoknya banyak baca sejarah aja deh. atau kenalan sama pakar-pakarnya yah sob.

Dan akhirnya setan-setan masuk ke dalamnya, karena menurut ulama sendiri alat musik ini serulingnya setan. Dan nyanyian itu juga mantera setan, bahkan saya juga dapat perenungan bahwa kata-kata yang indah juga bisa menyihir, sesuai dengan pesan Nabi sob, maka dengan syair yang indah pun kita juga kudu waspada. 

Maka bagi yang suka menelusuri sejarah, paham bahasa arab dan bahkan merasakan sendiri akan ngeh dengan bahayanya Maaziss ini. Dan kenapa masyarakat Indonesia ini lebih gemar Nyanyian daripada Al Quran, karena bahasa Arab masih belum dipahami, yang akhirnya menyebabkan banyak yang mungkin seperti saya, Allahualam, menurut ulama Imam syafii pun, mengatakan kesesatan penduduk Irak karena mereka tidak paham dengan bahasa Arab. Jadi paham bahasa arab menjadi pintu utama semakin dekat sob dengan agama.




Yah kalo bahasanya rada bikin kita bisa semangat belajar Al Quran dan gak main musik itu, yah emang Al Quran ini emang musuh bagi musik. Sobat yang masih suka main musik pasti menyadari betapa susahnya menjaga hafalan Quran saat musik masih menari-nari di hati. 

Yah emang keduanya lawan sob, saat musik ini menyuruh hati lalai dan terbuai lalu akal kita hilang larut dalam kenikmatan hawa nafsu dengan menghayal dan hilang kesadaran.

Tapi kalo Al Quran ini membuat kita fokus dengan akal kita, menajamkan daya fikir kita dan tetap menjaga hati kita terjaga tetap sadar. 

Penuh kesadaran, makanya Al Quran ini dapat menambah iman karena kita mampu berfikir merenungkan dengan berbagai hikmah akhirnya terkumpul kesiap siaga an menjadi pedoman agar saat ujian kembali datang Al Quran mampu teringat dan terlintas. 

Akhirnya menjadikan Al Quran sebagai petunjuk kehidupan akan menelurkan insan-insan yang pandai berfikir dan suka membaca.

Gunung es yang berada di depan saya akhirnya Allah pecahkan dah. Yah ilmu tajwid ini meski bukan ilmu yang ditemukan di jaman nabi, namun ini benar-benar manfaat yang besar bagi umat ini. 

Dengan ilmu tajwid ini, seluruh umat Islam di dunia disatukan sob, Al quran yang indah ini pun menuntun kita menjadi umat yang satu berpadu satu, tidak seenaknya sendiri kita dapat membacanya, namun sesuai dengan makna agar pas dan merasuk ke hati tentu menjadi wajib agar orang yang membaca dan mendengar paham apa yang di maksudkan dalam Al quran. Dan Al Quran membekas dalam hati kita dan gak hanya berhenti dikerongkongan.

Karena bahaya besar nih bagi yang Baca Al Quran tapi hanya sampe kerongkongan saja tak sampai ke hati, nanti bisa gak bisa terlepas dari fitnah akhir zaman loh yang dahsyat sekali ini. Kamu udah bisa rasakan fitnah akhir zaman Dajjal ini belum sob???

Bahkan yang menolak fitnah ini sabar yah, emang benar kata Rasul yang menolak fitnahnya hanya akan dicukupkan dengan bertasbih dan memuji Allah saja, itu sudah membuat kenyang yang menolak ujiannya.

kelas tajwid syuhada
kalo masih sepi sabar yee abis asar pasti tar rame

Baca, iya membaca adalah kunci kita memahami, namun Rasul yang menerima Al Quran ini manusia yang ummi, tak bisa baca tulis. Maka sungguh ini adalah mukjizat Al Quran, di mana Al Quran ini diperdengarkan kepada Nabi melalui malaikat jibril kemudian dimasukkan ke dalam hati Nabi dan menjadikan lengkap sudah risalah kenabian dan kerasulan Nabi.

Jadi emang Al Quran ini diturunkan pertama dalam bentuk Allahualam, mungkin audio gitu deh, yang dimasukkan ke dalam hati Nabi, dan Allah yang pahamkan Al Quran bagi nabi yang gak bisa baca tulis.

Maka bagi kita umatnya tiada kata selain untuk bangga bahagia dengan hadirnya Al Quran ini. Yang hadir sebagai cakrawala tidak hanya dunia namun hingga negeri akhirat yang kita senantiasa bersiap untuk menjalaninya.

Al Quran punya 4 hak sob, yakni hanya baca kita tak paham artinya pun kita bisa dapat pahala, hak kedua yakni mentadaburi isinya dan kita memahaminya, lalu yang ketiga adalah menghafalnya, yang ke empat yakni mengamalkannya.

Agar sobat lebih semangat belajar carilah keutamaan dari ilmu baca Al Quran ini yah, nanti sobat bakal semangat kok, dan tentunya gak jadikan Al Quran waktu sisa. Tapi malah sebagai waktu yang utama. Nih salah satu keutamaannya sob, biar kita makin semangat.


Aisyah radhiyallahu ‘anha meriwayatkan bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Seorang yang lancar membaca Al Quran akan bersama para malaikat yang mulia dan senantiasa selalu taat kepada Allah, adapun yang membaca Al Quran dan terbata-bata di dalamnya dan sulit atasnya bacaan tersebut maka baginya dua pahala” (HR. Muslim).


belajar al quran Jogja
nie kelas Tajwid 1

Nah karena itulah kita harus bersemangat sob, bahkan Al Quran benar-benar obat mujarab dari semua kesedihan yang ada, tentu seizin Allah ya sob, karena yang mampu memahami firman Allah ini tentu yang telah Allah berikan hidayahNya.

Di jaman yang arus global banget ini kita sebagai anak muda emang bisa banget tergerus arus jaman, kalo gak ada pertolongan Allah, wah pastilah kita bisa tersesat jauh dan makin jauh dari agama kita. Padahal dengan kembali kepada agama kembali kepada al quran, disitulah rahmatnya Allah sob, rahmat Allah yang setiap hari kita mencarinya. Lantas kenapa untuk dapatkan rahmat Allah kita ndak kerja keras??? malah kerja kerasnya kena Wahn deh cinta dunia dan takut mati.

Nah makanya yuk anak muda kita balik lagi deh ke Al quran, setelah kita diombang ambingkan jaman, dan berbagai pesona dunia yang indah-indah melenakan, uuhhh rasanya tuh ndak enak loh kalo kita jauh dari Al quran meskipun kamu bisa sampe jalan indah ke Pantai Kuta Lombok tapi tanpa Al Quran, serasa ada yang kurang ntar jalanmu.

Nah makanya sebelum semakin kebanyakan jalan, saya balik ke Al quran sob. Wah pokoknya rasanya nano nano dah, tau deh akhirnya disuruh jemput hidayah sekali lagi, dan kali nie masih diberikan nikmat Allah cari ilmu lagi di Masjid Kebanggaan Jogjakarta, yakni Masjid Agung Syuhada. Alhamdulillah.

Dan pasti sobat tau kan kalo saya tuh dulu suka banget sama Musik, nah karena terlalu demen ma musik itu ternyata emang bikin kita abaikan Al Quran, yah begitulah ternyata saat dzat yang Allah gak ridhoi itu kita nikmati ternyata efeknya diam-diam menghancurkan yah, meski ndak langsung, tapi lama-kelamaan pasti akan jauh sob kita tersesat jauh hati kita dari Allah. Makanya doa terus biar Allah gak sesatkan kita yah.


Lantas apakah kita kufur dengan masa lalu. Tentu tidak karena semua sudah Allah takdirkan. Dan setiap kejadian pasti ada hikmahnya. Pasti ada kebaikan dan manfaat yang dapat kita ambil. Meski kita kudu tetap waspada karena nafsu itu nyambar-nyambar dan jiwa manusa ini lemah, makanya perlu deh kita buat doa terus minta istiqomah ke Allah biar ditunjuki jalan yang lurus terus aamiin.

Dan tentunya terus diberikan petunjuk ya kan. Ternyata benar deh kabar dari Nabi, Agama akan kembali menjadi asing, iya asing waaaaaa, kalo kita jauh dari metode belajar agama yang benar wah benar-benar deh agama jadi asing deh ke kita. Mungkin karena kita sibuk kejar dunia yang fatamorgana.


Nih Vlogger Curcol saya deh, nah alhamdulillahnya sama Allah diijinkan belajar lagi, dan kalo dulu di Masjid ini pula saya belajar bersenandung, nah di masjid ini pula saya dikaruniakan Allah buat belajar Al Quran lagi. Yakin aja takdir Allah selalu indah dan kita nikmati setiap masa, dan waspada jangan mencela masa yah, karena kalo mencela masa kita sama aja donk mencela yang ciptakan masa.

Maka bersyukur sajalah apapun masa lalumu sob, sepahit apapun itu indah dan bakal bikin kita bersyukur dalam. Karena pahit itu ujian dan manis pun ujian, maka jangan terlena kesombongan dunia ya sob, mari terus waspada, dan jangan berhenti mencari hidayah dan hidayah.

Jadi angki kamu haramkan musik??? Bukan saya sob yang haramkan, tapi agama saya syariat yang ada dalam agama saya, Allah dan Rasulnya yang larang. Nah kalo kita mau makin iman dan takwa ya kita kita kudu rela tinggalkan. Meski kita amat mencintainya, tapi kalo kita lebih cinta Allah dan Rasulnya, ittiba' mengikuti jalan yang lurus Nabi yah kita kudu pasrah nyerah deh ninggalin yang amat kita cinta. 

Islam kan berserah diri pada allah dengan men TauhidkanNya, dengan segala aturan Allah, yah saat kita mengenal dan belajar kebenaran yah taat aha deh patuh sama Allah, sudah deh nyerah ikuti aja kebenaran, sami' na wa atho na. Kami dengar dan kami taat.

Meski itu hancurkan cita-cita dunia kita, tapi bila Allah dan rasulnya larang yah yang punya ilmu tauhid insyaAllah gak berat kok. Tapi kalo gak punya ilmu tauhid pasti amat sangat berat. Dan mari kita ganti cita-cita dunia dengan cita-cita akhirat.

Yah yang penting jangan berhenti doa ya sob, sampai saat ini pun saya juga gak berhenti doa agar ditunjuki jalan yang lurus. Jadi ilmu tauhid amat penting sob, bahkan kalo kita gak punya ilmu tauhid amal yang telah dibangun bisa jadi debu beterbangan. 

Kan sobat ndak mau kan udah capek-capek hidup ternyata pondasi tauhidnya gak kokoh bahkan goyah, kan hidup jadi ragu kan. Coba deh resapi surat Al Kahfi terutama bagian" akhirnya dan surat-surat di al quran, pasti yang ikhlas bakal dapat jawaban berbagai macam keraguan.



Kalo tauhid kita bener pasti bakal teladani Mush ab bin umair Teladan buat yang berjiwa Muda, yang rela tinggalkan dunia demi kehidupan akhirat kok sob. 

Dan yakin aja sama janji Allah, barangsiapa yang meninggalkan sesuatu kejelekan yang dicinta karena Allah maka Allah akan gantikan dengan sesuatu yang jauh lebih dari apa yang sebelumnya kita cintai. Yah Al Quran jadi jawaban dari gunung es yang selama ini menjulang.



Yah berat sih awalnya, kayak yg tau dosa riba, terus gak pengen riba lagi, dosa pacaran akhirnya ndak pacaran lagi, yang tau rokok haram ya ndak roko an lagi, dan kayaknya masih banyak hal deh yang belum kita tahu, yah intinya semua yang dilarang agama itu kadang berat deh ditinggalkan kalo hati kita masih cinta dunia. Tapi kalo sudah ikhlas dan pengen akhirat ajah, semua ringan kok sob, InsyaAllah Allah bakal tolong jiwa-jiwa yang ikhlas.

Dan semua yang dilarang agama itu pasti ada kebaikan di dalamnya, enggak sekarang, tapi nanti nanti dan nanti, saat akhir lebih baik dari awal. Saat kita merasakan balasan dari semua yang telah kita kerjakan. Jadi cukupkan saja dengan yang halal alias boleh yah semoga hidup makin berkah deh.

Bahkan InsyaAllah kalo ditinggalkan  yang jelek tadi karena Allah pasti bakal Allah ganti dengan yang lebih baik, terus doa dah pokoknya. Semoga kita makin semangat cari ilmu ya sob biar makin lurus. Dan banyak tahu yang belum kita tahu. Soalnya Iblis itu janjinya menyesatkan bukan mengehentikan. Jadi moga kita makin tahu deh hal-hal yang Iblis doyan kita ngelakuinnya. Aamiin

Kalo belajar kita benar kita bakal makin ngerasa bodoh kok sob, dan gak ngerasa pinter. Karena cuma Iblis aja yang gak mau taat dan menolak kebenaran. Inget kan waktu Iblis menolak perintah Allah untuk hormat sama Nabi Adam.

Tapiiiiii angki, musik itu bikin pinter loh, tuh lihat aja ada dokter yang pinter musik, bahkan mantan presidenpun pinter musik, dan sekarang musik ini dinikmati seluruh dunia, bahkan bahasa universal katanya?? Nah makanya jangan ikuti kebanyakan deh sob, tapi ikuti Rasul aja kita titi jalan masa lalu Rasul dan sahabatnya. 

Nah kalo saya boleh merenung, teman-teman kita yang pinter musik dan mulia hidupnya itu ujian dan hikmah sob bagi kita.



Jadi jangan heran jangan terpana, atau ikuti bujuk rayu setan untuk kekeuh atau terbuai mengikuti, pokoknya buat anak muda jangan asal ikutan-ikutan yah tapi mari berilmu dulu sebelum amal. Apalagi ikuti saya hadeeeehh jangan deh, ikuti seruan Allah dan Rasul pokoknya.

Saya gak heran, mungkin mereka yang masih suka musik dan sukses dunianya emang generasi unggul yang udah dibangun sejak jaman klan generasinya, jadi yah jangan heran pastilah orang tua mereka keceh kakek moyangnya sudah berjuang berdoa hingga sampai di keturunan mereka. 

Jadi mereka pinter musik dan ilmu dunia itu karena klan warisan doa nenek moyangnya. Dan tentu semua sudah takdir Allah dengan nasab mereka. Asal jangan terfitnah dengan nasab aja ya sob, bahkan nasab mulia pun ujian. Yah yang penting jangan berhenti doa deh biar anak keturunan selamat dan tak sekutukan Allah, pasti sobat inget kan doa Nabi Ibrahim alaihissalam.

Tapi kalo klan saya nie angki, wah ndak sob saya dari keluarga yang gak pinter. Makanya yah mending saya ndak main musik lagi deh, karena saya mau merintis klan yang berakal dan pinter tersebut, InsyaAllah jika Allah masih ijinkan diberikan rizkinya aamiin.

Dan peringatan saya untuk kayak klan-klan di atas, tetap kekeuh sama musik, yah kita tinggal nunggu aja keruntuhan klan tersebut entah di anak cucu ke berapa kelak, karena keruntuhan itu akan dimulai dengan sepelekan yang kita anggap sepele dan berhenti mencari ilmu kebenaran.  Dan sunnatullah akan ada umat Nabi yang halalkan alat-alat musik akan ada, dan merupakan tanda-tanda kiamat.

Karena kalo kita baca sejarah runtuhnya peradaban islam di masa lalu pun karena salah satunya disusupi mazimar ini alias seruling setan yang membuat manusia tak berakal, menurunkan kualitas klan, membuatnya saling berebut kekuasaan harta dan wanita, tahta bermegahan dehndengan dunia karena hal yang mungkin dianggap sepele. Sobat bisa baca sendiri deh kisah-kisah keruntuhannya, yang tentu pasti banyak sebab yang memfaktorinya. Semua ada kebaikannya namun tentu aturan agama lebih paham akan dampar buruknya kelak.

Dan saya mengambil perenungan, kenapa banyak anak muda sekarang mudah menghalalkan zina pacaran atau chating berkomunikasi tanpa batas itu karena bermudah-mudahnya mereka mendengarkan seruling setan ini. Yah mungkin emang ujian kita di akhir zaman ini, kita pun pasti merasakannya sendiri.

Anda bisa lihat sendiri dalam kenyataan dikehidupan. Yah jaman menghalalkan zina pun juga sudah terjadi. Makin jauh dari Al Quran tanda-tanda kiamat terasa makin dekat. 



Renungan ini saya simpulkan karena saya juga telah membaca buku ibnu qoyyim tentang panah-panah rayuan setan, pokoknya buku tentang jerat setan gitu sob. Dan saya juga ambil hikmah kehidupan dalam diri saya sendiri, iya memang benar apa yang ibnu qoyyim tulis.

Yah yang pasti kita semua ingin taat dan kembali ke Allah tanpa dosa dan nista kan sob. Hidup di dunia ini bentar, dan sebaik kemuliaan saat kita taubat dan kembali ke Allah. 

Agama ini nasehat, dan Allah hakim terbaik, maka kita bila tak ingin rugi yah demi masa manusia dalam kerugian, kecuali yang iman berbuat baik dan nasehat dalam kebaikan dan kesabaran. Mungkin ini juga pengingat dan nasehat juga buat saya. 

Karena efeknya itu telah saya rasakan bahwa buruknya hidup bercampur baik dan benar itu emang gak berkah pasti kita akan malas dan berbagai keburukan lainnya. Kalo toh melimpah kenikmatan malahan bisa dideteksi yah itu nikmat istidraj.

Bahasa pemahaman tulisan ini amat terbatas, bahkan saya pun menanti nasehat sahabat semua, bila ada kesalahan datang dari saya dan kebenaran hanya datang dari Allah, bila ingin berdiskusi dan mencari hidayah bersama saya selalu nantikan.

Maafkan seruan saya dimasa lalu yang dengan kebodohan tanpa ilmu. Benar kata ulama, mengajak tanpa ilmu, kerugiannya jauh lebih besar. Maafkan kesalahan saya dimasa yang lalu ya sob. Kini saya berlepas diri dari kebodohan saya dimasa yang lalu dan terus membuka diri untuk kebaikan bersama di masa yang akan datang.

Dan saya ajak sobat semua untuk kembali kepada Al Quran dan Sunnah sesuai pemahaman Nabi dan para sahabat, yuk belajar terus yang mulai jadi asing bagi hidup kita, jangan jadikan ilmu agama asing yuk, mari tholabul ilmi lagi.

Kezaliman yang terjadi ini juga karena kebijakan dari atas sana dan kita hanya rakyat jelata yang hanya mampu ikuti saja, semoga Allah jadikan pemerintah kita semakin baik, dan ulama-ulama kita kuat untuk terus berikan nasihat. 

Dan Pemerintah serta ulama dapat bersatu, hingga kerusakan yang timbul tak makin banyak menelan korban jiwa dan makin mengumbar nafsu-nafsu dunia.

Maka jangan jadikan pendidikan dengan serulingnya setan karena dampak rusaknya jauh lebih besar. Semoga Indonesia ini tetap Allah jaga, meski sunatullah terus berjalan namun harus ada yang tetap menggigit erat dengan gigi geraham ya sob.

Mari kita gunakan firman Allah, Al Quran dengam bacaan seruling Nabi Daud yang semoga dampak manfaatnya akan jauh lebih besar tak ada kata selain kembali ke Al Quran dan jadi pejuang, seruling-seruling Nabi dengan keindahan Al Quran, makin banyak makin baik. Karena Al Quran bukan hanya milik ulama saja, namun milik kita semua umat islam untuk menjaganya.


Dari syuhada maka kembali ke masjid syuhada lagi dan kelak semoga menjadi salah satu syuhada karena Allah amiin. Dari masjid kita mengenal indahnya Islam, dari masjid ini juga Allah kembalikan dalam hidayah mencintai Islam mencintai Al Quran dan Sunnah kembali.

Terima kasih banyak buat kawan-kawan di LPQ Masjid Syuhada, Mas Kasmoro dan mbak"nya serta semua deh yang di Syuhada, Pak Toha Budi Imam Masjid Syuhada yang selalu baik hati dimintai nasehat, Terima kasih Pak Taqin guru saya di kelas Tajwid dasar, Pak Burhan pak Dahlan guru saya di kelas Tajwid 2, wah semua yang sudah ajarin saya benerin baca al Quran dan terima kasih banyak. Yah meski kudu sabar yah sama saya hehe.

Karena melody-melody musik dalam jiwa ini agak ngeyil dilarutkan ke dalam melody pakem Tajwid seperti Bayati, Hijaz Roz, Nahawan dan kawan-kawannya haseehh maafkan ini salah satu jiwa pertanda kiamat makin dekat, terkadang saya rasakan itu ada dalam diri saya, ada yang baca Al Quran tapi seperti gaya para ahli kitab, tapi semoga bisa kembalikan zauff ke zauff bahasa Arab ini diturunkan, zauf dari Arab. 

Tapi yang pasti sekarang makin ngeh di mana letak salah dan benarnya dah pokoknya. Alhamdulillah terima kasih banyak. Kalo kita gak pernah salah kan kita gak pernah tahu yang benar kan sob?

Lantas apakah para Penyair ini masih bisa berguna bagi umat ini?? Semoga ya sob, saat kita lihat kisah masa lalu, para Penyair Rasul pun selalu membela Rasul dengan syair-syairnya, Hasan bin tsabit, Abdullah bin Rahawah, Kaab bin Malik dan sahabat-sahabat Penyair lainnya yang hidup di dua masa Jahiliyah dan akhirnya kembali pada Islam. Kembali ke Islam mereka juga kembali ke Al Quran kepada agamanya. Jadi kenapa kita tidak kembali Back to Al Quran??

Jadi monggooo untuk sobat semua, yang merasa baca Al Qurannya kok amburadul, pengen belajar Al Quran lagi, bisa loh belajar di Lembaga Pendidikan Al Quran Masjid Syuhada, insyaAllah gurunya sabar-sabar. alhamdulillah.

Pendaftaran dibuka tiap bulan loh, biaya pendidikan pun terjangkau deh, masak untuk dunia kita sampai kudu kuliah puluhan juta rela keluarin tapi kenapa buat akhirat pelit??? Hayo semangat yah, murah meriah terjangkau kok. 

Belajar bareng dah pokoknya ke syuhada aja sob, tapi kalo udah ada yah sabarin deh tempat kamu belajar. Yang pasti yang pengen belajar Al Quran di Jogja ini bisa ke Syuhada. dan juga tempat-tempat lain yang sobat semua bisa jangkau.

Saya juga masih lanjutkan jenjang nih, kelasnya dari dasar, lanjutan, tajwid dasar, tajwid2, tilawah dan ada kelas Qiroah. Tar kamu ada di kelas yang mana tar ada tesnya kok sob??? Kamu masih kelas berapa kik? 

Kelas tajwid 2 sob, doanya yah semoga ilmunya dapat diserap and bisa bagi-bagi tar and sukses nanjak ke tilawah atau murrotal amiin", nanti kita bisa segera bagi" ilmu dah sob  amiin pizzzz, semoga makin manfaat hidup dengan kembali kepada Al Quran, 

Bisa kita bagi" kan amal baik kita inSyaAllah semangat ya sob, pokoknya kita terus berperang dengan industri sebelah deh. Tetep luruskan niat yah karena kalo niat gak lurus juga bahaya makin besar lohh... coba cek dulu video di bawah ini.


Jangan takut deh, dari yang belum bisa baca Al Quran pun ada kelasnya loh. Jadi jangan takut, jangan nyerah ayo terus berjuang dan berlomba dalam kebaikan yah. Siapa saja bisa ambil bagian perjuangan menyebarkan pesan-pesan cinta Allah dalam Al Quran.

Dari tua sampe muda ada. Bahkan teman sekelas saya ada yang adik" imut, sampe bapak dan kakek ada loh, wah seru deh sob pokoknya belajar Al Quran di Syuhada. Akan banyak orang-orang unik dan Al Quran yang mereka punya.

Ayo yang kangen syuhada bisa balik Syuhada lagi, teriak-teriak lagi, tapi sekarang belajar baca Al Quran, yang kelas Adzan juga ada loh sob, tiap jumat sore dan ahad sob, di kelas SD Syuhada, jangan lupa bawa air mineral hehe, karena bakal lelah ntar belajar makhroj.


Pokoknya terus doa yah biar dikabulkan. Kalo gak dunia, pasti bakal Allah balas di akhirat insyaAllah, semangat yah sob, mari berlomba dalam kebaikan hingga Al quran ini bisa dibaca dinikmati dan jadi kekuatan kita semuanya umat muslim.

Nah dalam membaca nya pun jangan minder yah, Al Quran ini adil banget kok, pokoknya gak pandang bulu siapa aja bisa baca, gak batasin cuma raisa atau afgan ajah yah, hehe kita juga bisa kok sob. Malaikat terus berdoa untuk para pencari ilmu agama.

Asal jaga keikhlasan yah, karena ibadah itu terkumpul tiga hal, cinta, harapan, dan takut, maka kumpulkan ketiga energi ini saat baca Al Quran yah karena sesuatu disebut ibadah saat kita cinta hal itu karena Allah, takut akan azab siksa Allah, dan berharap amal kita semoga diterima Allah aamiin.

Sebenernya saya dapat nyicip belajar musik di masa lalu juga ada manfaatnya terima kasih dah pokoknya, karena setiap hal pasti ada hikmah dan pelajaranya, yah akhirnya saya bisa ngerasa nada-nada gitu dan kita tahu mana yang baca Qurannya pas atau belum, tapi mudhorotnya kita jadi punya was-was, ni Al Quran yang dibaca enak apa enggak *-* begitu kadang bisikan setan ke hati, tapi untung langsung aja ditepis ini kira-kira maknanya apa?? Karena makna lebih utama dari lagu, pokoknya kalo ada setan jahat bisiki hati segera berlindung ke Allah ya sob.

Tujuan dari Al Quran ini bukan merdu alunannya bukan. Tapi kita paham atau enggak maknanya sob, lantas kita bisa ingat dan akhirnya kita jadikan pedoman. Kalo ada yang bisa merdu, wah itu karunia dan bonus, kudu banyak bersyukur dan sabar dah.

Nah kalo kita denger Al Quran tapi masih terfitnah alunannya bukan maknanya, kita kudu lebih sabar. Karena kalo kita gak sabar akan fitnah jatuhnya ke dosa. Karena yang merdu baca Al quran itu ujian, kita diuji lantas ingat Allah dan makin cinta Allah atau malah kena fitnah terlena alunan dari si qori hehe, beratkan???

Untung nabi pesan ke kita, saat kita dengar Al Quran lantas takut dan ingat dengan Allah, maka itulah pembacaan Al Quran terbaik. Jadi bukan karena khas alunannya ya kik?? Bukan sob kalo menurut angki merenungi pesan Nabi tersebut pasti yang ikhlas baca Al Quran bakal bikin kita inget Allah dan kita jadi takut.

Siapa saja yang baca Al Quran dan kita merasakan takut kepada Allah, rasakan cinta dan harapan, maka itulah sebaik bacaan Al Quran. Kalo menurut angki pembacaan syeikh mansour As Salimi ini meresap dah di hati alhamdulillah, yah bisa dijadikan patokan buat belajar dan mencintai Al quran, kita isi mp3 kita dengan banyak Qori dan syeikh-syeikh yang bagus membacanya, biar kita ketularan memahami Al Quran.

Kalo kata ulama, meski kebenaran itu keluar dari orang bodoh sekalipun maka terimalah kebenaran itu, bila kita tahu hal itu benar. Tapi tolaklah kesalahan bila kita tahu itu salah meski keluar dari orang yang mungkin kita anggap dalam kebenaran.

Kebenaran dari siapa aja kita terima, namun dalam mencari ilmu, kita kudu melihat dari siapa ilmu itu datang ya sob. Di zaman internet canggih ini kita bisa menelusuri dari mana dan siapa pembawa ilmu yang didapat dan diamalkannya itu. 

Allahualam.... Semoga kita makin mencintai Al Quran ya sob, bukan harus siapa yang membaca, namun hidayah Al Quran ini untuk siapa saja yang meniti hidayah berhak mendapatkannya....

Maka sampaikanlah Al Quran, karena Al Quran ini peringatan dan akan berguna bagi insan yang takut akan perjumpaan dengan RabbNya.... 

Bacalah sob baca dengan sebut nama Tuhanmu.... mari sob kita berjuang bismillah niat ikhlas karena Allah yah agar terus ditolong Allah dalam kebaikan aamiin....

Selamat berjuang dai" Allah yang mengajak manusia seluruhnya untuk ke Jannah....
Pastikan sebelum ngajak, kita yakin ngajaknya ke Jannah yah....


Alasan kenapa memilih Syuhada Mungkin sobat bisa artikel tentang Masjid Syuhada ini boleh juga
Kemulian umat umat Islam akhir zaman yakni dengan ilmu, kembali pada agama dan Masjid...
dan semoga kita menjadi salah satu Syuhada Allah sob aamiin

Dan kalo ada yang tanya buat apa belajar agama dan Al quran dan remehin kamu sob?? Jawab aja buat Allah, karena kelak semua nikmat bakal ditanya buat apa?? buat maksiat atau taat 

Jadi   mari kita bisa manfaatkan nikmat yang telah Allah berikan ini, lantas kalo di tanya dapat apa??
ya insyaAllah kalo kita ikhlas  
kita bakal dapat Allah, kita bakal Allah kita bakal dapat Allah 
sob InsyaAllah
dapat berjumpa Allah Azza aja Wa jalla dengan penuh gembira bahaaagiaa...aamiin
Murojaah Al Quran kita khatam buat Allah kelak....
 Semoga sebelum pulang kita telah siapkan Al Quran terbaik kita di hadapan Allah... 

Semoga kita diberikan ilmu yang manfaat, rezeki yang baik dan amal diterima ya aamiin.....


“Barangsiapa yang dikehendaki kebaikan
 oleh Allah, 
maka Allah akan memahamkannya
 dalam urusan agama.”
 (HR. Bukhari nomor 71 dan Muslim nomor 1037).

Sumber hadist: https://muslim.or.id/2840-hati-yang-terbaik.html

Website Resmi Masjid Syuhada
Facebook LPQ Masjid Syuhada
CP Panitia LPQMS 085643514135

Website Rumaysho biar sobat lebih mantap untuk meninggalkan musik dan beralih ke Al Quran sob ^-^

18 komentar:

  1. mudah2an kita menjai orang yang selalu banyak belahar dari Al Quran ya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin mah dan yg terpenting mampu mempraktekkannya mah.. Sedikit demi sedikit akhirnya menyeluruh....aamiin....

      Hapus
  2. Jleb, baru tau kalo syariat islam melarang mendengarkan musik, yawloh semoga saya cepat mendapatkan hidayah. amin...

    Budy | Travelling Addict
    Blogger abal-abal
    www.travellingaddict.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. AAmiin mas smga kita terus dicurahi hidayah dan berjuang menggapainya mas.... InsyaAllah... Mari mas berjuang pasti bisa dng pertolongan Allah....smga makin menyeluruh mas pasrahnya....

      Hapus
  3. Wah pengalaman yang seru sekali kang liburan sambil menuntut ilmu.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Alhamdulillah mas... Semoga makin berilmu kita kang...aamiin...

      Hapus
  4. memang benar al-Qur'an memang obat mujarab bagi masalah apapun. tapi saya pernah tuh baca al-Qur'an sampe surat tengah tengah dan pas itu saya tidak membacanya bahkan sampai lupa halaman selanjutnya untuk saya baca. niih pertanyaan saya apa sih yang bikin kita semangat untuk membaca al-Qur'an siapa tau mas punya tips nya...
    *follback juga instagramnya mas hehehee....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Mungkin posisikan diri kita lagi baca peta hidup mas, atau smnkayak lagi baca resep kan kita gak mau kan salah racik obat, bisa eroor sakitnya kalo kita salah racik obat, atau sm kayak kita baca aturan" nge google adsense mas, hehe... Ya begitulah mas... Posisikan kita jd pelaku dlm ayat itu mngkin bisa bantu kita semangat mas biar bisa praktek dan trs waspada... Cari keutamaan dan pahala yg pengen didapat mas pasti semangat deh.... Daripada semangat target marketing hehe, dan tentunya doa mas ke Allah biar di tolong.. Iyyakanabudu waiyyakanastain.... Abis itu yah jng lemahkan akal mas dng mendengar yg Allah haramkan... InsyaAllah hati akan bahagia... Tanda hati yg sakit kita gak bakal betah lama mas baca Al Quran... Hati yg sehat malah g pernah rasa puas baca... Kaloy berhenti kadang kalo ketemu aya yg artinya serem mas... Hehe, pahami baca artinya bakal lbh mantap mas hehe....

      Hapus
  5. Alhamdulillaah..., tulisan yang sangat bermanfaat ini, Mas Angki. Saya jadi teringat dengan salah satu guru ngaji saya dalam membaca al-Qur'an. Namanya Ustadz Anang Acil. Dulu beliau aktif mengajar di Masjid Syuhada. Kini, beliau sudah kembali kepada Allah Swt. Semoga almarhum bahagia di sisi-Nya. Allaahumma aamiin....

    BalasHapus
    Balasan
    1. Aamiin Ya Rabbal alamin pak.. Semoga amal keikhlasan pak anangacil diterima Allah pak aamiin... Semoga kita termasuk yg Allah jaga terus pas dng Al Quran, mengikuti jejak" orang sholeh para Nabi dan Rasul pak akhamd... Terima kasih banyak pak berbagi ilmunya pak... Semoga Allah berkahi dan ramati bapak dan saya dan jiwa" ikhlas harap ridho Allah pak aamiin....

      Hapus
  6. Sungguh sangat lengkap artikel mu ini mas sampai saya keleyengan baca nyaa.. alunan melody al quran sangat menyejukan hati menurut saya mas apalagi saat shubuh hari :-)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Maaf ya mas... Langsung dengar dan baca Al Quran aja mas... Cuzzz lebih adem dan gak bikin kliyengan hehe....

      Hapus
  7. Duh, aku lebih sering mendengarkan musik ini malahan ;'

    BalasHapus
    Balasan
    1. Segera pindah ke murrotal mas biar lbh adem hidup....

      Hapus
  8. Saya rasa saya sudah berkomentar disini kang, tapi gak ada. Belum di moderasi apa masuk ke daftar spam ya ?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Sudah masuk mas... Hehe mungkin hikmahnyanmas sm Allah suruh segera baca Quran and mendengarnyanmas biar tidak gagal fokus... Alhamdulillah mksih sdh mampir mas...

      Hapus
  9. Artikelnya panjang banget,tapi sangat bermanfaat bagi saya dan umat islam pada umumnya.memang betul mas,sbg umat islam kita wajib hukumnya mempelajari bahasa arab.Semoga yang nulis artikel ini mendapat pahala dari Alloh .AMIN...!!


    ilmu tajwid

    BalasHapus
    Balasan
    1. aamiin... semoga kita makin mencintai al Quran mas seep... insyaallah...

      Hapus

”Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.” (Q.S 62. Al Jumuah ayat 10)


Mari Berjalan Penuh Dengan Iman... Perjalanan Panjang Sob, Akhirat itu Pasti Ada Dan kita semua akan Menjalaninya.... Mari Bersiap...