JustFunPlayandKidd, yang dapat cahaya kehidupan pasti akan tahu yang bercahaya dan tidak... karena pulau ini hanya senang-senang, main, dan sendau gurau... Kita akan diuji dengan kebaikan dan keburukan sebagai cobaan yang sebenarnya, mari hadapi dengan sabar dan sholat. "Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?" (Surah Al-An'Am ayat 32) |Selamat Terdampar di pulau Kecil| Jelajahi Yuk| Berminat Kerjasama etc Contact Me | angkisland@gmail.com

Senin, 15 September 2014

Kekuatan dan Daya Milik Allah

Apakah yang terpikirkan oleh saya ketika membuat hal ini?? lagi-lagi terjadi hehe, tapi intinya kita hidup itu harus terus "berkekuatan" Apa itu kuat?

“mukmin yang kuat lebih baik dan lebih dicintai Allah dari pada mukmin yang lemah. Dan pada keduanya ada kebaikan. Bersungguh-sungguhlah untuk mendapatkan apa yang bermanfaat bagimu dan mintalah pertolongan kepada Allah serta janganlah sekali-kali engkau merasa lemah. Apa bila engkau tertimpa musibah, janganlah engkau berkata, “seandainya aku berbuat demikian, tentu tidak akan begini dan begitu” akan tetapi katakanlah, “QadarAllah wamasya’afa’al (ini telah ditakdirkan Allah dan Allah berbuat apa saja yang Dia kehendaki). Karena ucapan ‘seandainya’ akan membuka (pintu) perbuatan setan”
 ( H.R.Muslim )




Dalam Kamus besar bahasa, kuat adalah banyaknya kekuatan yang dikeluarkan, tapi dalam video tersebut saya hanya ingin berbagi bahwa kekuatan itu adalah sebuah nikmat.

"Dan (Hud berkata): Hai kaumku, mohonlah ampun kepada Rabbmu lalu tobatlah kepada-Nya, niscaya Dia menurunkan hujan yang sangat deras atasmu, dan Dia akan menambahkan kekuatan kepada kekuatanmu, dan janganlah kamu berpaling dengan berbuat dosa." 
(QS. Hud : 52)

Yup sobat semua dalam hidup kita yang sementara ini segala daya dan kekuatan yang kita punya adalah mlik Allah.

Jadi janganlah diri ini mersa sombong dan berbangga diri dengan apa yang telah kita lakukan dan miliki karena sejatinya semuanya adalah titipan dari Allah, yang sewaktu-waktu akan diambil pemiliknya meskipun kita sudah ebrjuang mati-matian untuk mempertahankannya namun jika Allah sudah berkehendak maka akan tiba masa semuanya akan dikembalikan kepada Allah, harta , benda, anak , kemampuan, dan hidup kita.

Jadi semisal udah bisa menaklukan Gunung Ijo jangan sombong ya sob, Gunung Ijo Hargotirto

Dan yang banyak membuat kita tak rela, adalah kita terlalu bergantung pada dunia, kita mengangga bahwa kesuksesan itu hanya ada didunia, padahal kesuksesan terbesar manusia adalah ketika kuburnya benderang, amalnya dia terima dengan tangan kanan, dan sukses melesat melewati jembatan shirat dan sampai terompah kita di taman-taman surga, dan jika sangat sukses, Subhanallah kita dapat berjumpa dengan rasul, para orang-orang baik dan juga yang paling besar adalah merasakan kehangatan dan cinta Allah di negeri yang abadi dan tak kan pernah ada mati.

Nabi SAW bersabda,Maukah aku tunjukkan kepadamu sebuah kalimat dari bawah Arsy yang merupakan harta simpanan surga, hendaknya kamu mengucapkan, “La Haula wa la Quwwata illa billah”, maka Allah akan berkata, “Hambaku telah selamat dan patuh”. (HR. Hakim dari Abu Hurairah RA).

Lalu apa yang bisa membuat kita tenang di dunia ini, yup kita harus banyak bersyukur sob, dengan apa yang kita miliki jadikan itu kekuatan kita agar menjadi berkah bagi yang kurang kekuatan dan kita dapat membantu mereka sama-sama meraih ridho Allah. Sabar dan sholatlah, banyak bersyukur dan jangan banyak membanding-banding nasib kita dengan orang lain.

Nabi SAW bersabda, “La Haula wa la Quwwata illa billah adalah merupakan obat dari 99 penyakit dan penyakit yang paling ringan di antaranya adalah rasa kegelisahan. (HR. Ibnu Abi Dunia dari Abu Hurairah RA).

Banyaklah melihat ke bawah dan jangan ke atas, lalu jadikan diri ini bermanfaat dan terus bermanfaat, plus jangan berlebihand an lebay dalam menyikapi segala persoalan hiup, santai slow kayak di pantai, dan terus berjuang lawan si setan yang terus bisiki keburukan pada diri kita, hati-hati terhadap dosa-dosa kecil, lebih baik menlai diri sendiri daripada orang lain, bukankah diri kita ini masih belum jadi hamba yang terbaik kan?

Nabi SAW bersabda, “Tak ada seseorang yang berada di atas muka bumi ini yang mengucapkan la Ilaha illa Allah wa Allahu Akbar wa la Haula wa la Quwwata illa billah, kecuali segala kesalahannya akan terhapuskan, meskipun jumlah kesalahan tersebut lebih banyak dari buih di laut.”(HR. Ahmad dan Tirmidzi dari Ibnu Amr RA).

Hati-hati dengan syirik dan menyekutukan allah ya sob, karena sebaik-baiak semabhan hanya untuk Allah dan segala pertolongan hanya dari Allah, jika kita ditolong oleh teman, keluarga, sodara kita tu adalah wujud perantara Allah menolong kita jadi harus terus waspada terhadapa setan, yang menanamkan hati bahwa kita cuma bisa bergantung saja, tapi yakin saja kita gantungkan hidup kita ini hanya kepada Allah dan hanya untuk Allah. InsyaAllah jika memang karena Allah, Allah akan menolong kita menunjukkan jalan lurusNya InsyaAllah.

“Tidak ada bagi kalian selain daripada-Nya seorang penolong pun dan tidak (pula) seorang pemberi syafa’at.” (As-Sajdah: 4)
“Tiada yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah kecuali dengan izin-Nya.” (Al-Baqarah: 255)
Waspada selalu pokoknya sama si setan yang membisiki kejahatan dalam diri kita, dan sukses membuat amalan-amalan kita tertolak, amalan yang tertolak.

“Sombong adalah menolak kebenaran dan merendahkan orang lain.” (Riwayat Muslim)

Sabar ya sob ketika hati sudah tertaut pada Allah, pasti akan ada jalan keluar yang akan memberi kita angin segar dan kekuatan yakin dan tanamakan pada diri bahwa Allah adalah tujuan dan asal muasal kekuatan yang kita miliki saat ini, alhamdulillah....

“Dan barang siapa yang bertaqwa kepada Allah, maka Allah akan menjadikan baginya jalan keluar,” (QS. Ath Thalaq:2)
Sedemikian istimewanya ucapan “La Haula wa La Quwwata Illa Billah” sampai-sampai Rasulullah SAW bersabda:

la Ilaha illa Allah wa Allahu Akbar wa la Haula wa la Quwwata illa billah

Perbanyaklah membaca ‘La Haula wa La Quwwata Illa Billah’, karena sesungguhnya ia merupakan perbendaharaan dari perbendaharaan-perbendaharaan Surga. (HR.Ahmad)

Semoga bermanfaat segala daya dan kekautan berasal dari Allah Subhanallah ^-^ meski udah gak muda teteap semangat menggapai pelita ilmu ya sob mantap ^-^.9

Kayak saya yang Ngaji bareng Pak Jody Warung Steak, Ojo leren dadi Wong apik ^-^.9

Terima kasih sobat seperjuangan ilmunya
Era and Ropiah

2 komentar:

  1. betullll,,semuanya adalah titpan Allah...anak istri suami rumah kendaraan dan semuanya,,,jika Allah berkehendak semua akan diambilnya secara mudah,,,

    BalasHapus
    Balasan
    1. iya mbak semoga kita bisa amanh menjaga titipan Alalh dan lebih bersemangat insyaAllah

      Hapus

”Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.” (Q.S 62. Al Jumuah ayat 10)

Semoga bisa diambil hikmah pelajarannya, dan bisa dijadikan renungan yang lebih bermanfaat... maafkan bila ada masa yang dipenuhi kebodohan... hanya perjalanan kehidupan menuju cerdas yang lebih berkah dan penuh pertaubatan....

Mari Berjalan Penuh Dengan Iman... Perjalanan Panjang Sob, Akhirat itu Pasti Ada Dan kita semua akan Menjalaninya.... Mari Bersiap...