JustFunPlayandKidd, yang dapat cahaya kehidupan pasti akan tahu yang bercahaya dan tidak... karena pulau ini hanya senang-senang, main, dan sendau gurau... Kita akan diuji dengan kebaikan dan keburukan sebagai cobaan yang sebenarnya, mari hadapi dengan sabar dan sholat. "Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. Dan sungguh kampung akhirat itu lebih baik bagi orang-orang yang bertakwa. Maka tidakkah kamu memahaminya?" (Surah Al-An'Am ayat 32) |Selamat Terdampar di pulau Kecil| Jelajahi Yuk| Berminat Kerjasama etc Contact Me | angkisland@gmail.com

Minggu, 13 Juli 2014

Ikut Nimbrung Kajian Teras Dakwah edisi Pak Jody Warung Steak

Ojo Leren Dadi Wong Apik, tagline yang melekat dan terpampang jelas saat kita berkunjung dan ikutan kajian temen-temen Teras Dakwah yang berada di Nitikan jogja ini. Alhamdulillah saya mendapat kesempatan untuk mengikuti kajian tempat kumpul orang-orang Sholeh ini, InsyaAllah. Nah saya bisa ikutan gabung ini karena diajak oleh mas Ramli dan keluarga, masih ingat mas Ramli bapaknya dek Salman? kalo ada yang lupa boleh deh maen ke sini dulu Hunting Sunset Paralayang with Mas Ramli.

Janganlah berhenti jadi orang baik, begitulah semangat teman-teman yang mengikuti kajian Teras Dakwah ini. Kajian kali ini diisi oleh pak Jody Brotosuseno pemilik dari Warung Steak Jogja, mengangkat tema tentang perjuangan usaha beliau menjadi pengusaha muslim yang sukses. Kajian ini dimulai sehabis sholat magrib jadi sore itu saya menjemput mas Ramli terlebih dahulu, karena saya waktu itu belum tau letak teras dakwah. Teringat saat saya juga jemput mas Ramli dulu waktu camping di Nglanggeran, rumah mas Ramli berada di selatan terminal giwangan.

Teras Dakwah ini merupakan lembaga sosial yang bergerak di bidang religius dan kemasyarakatan, setiap hari rabu sore sehabis sholat magrib selalu diadakan kajian menambah ilmu keagamaan dan mempererat silaturrahmi. Tak sulit mencapai Teras Dakwah, menuju daerah Nitikan, dari masjid Nitikan ke timur terus nanti sebelum pasar ikan ada jalan masuk ke selatan, nah masuk aja ntar di jalan mentoknya pas di pertigaan rumah Teras Dakwah sudah dapat kita jumpai.

jody warung steak
Nah itu Pak Jody Waktu senyum heheh

Ketika pertama ke sini sama mas Ramli sempat keblabasan sampe ke RSUD Wirosaban hehe, akhirnya balik ke timur lagi deh. Sesampainya di sini, sudah banyak yang hadir, dan tak lama berselang Adzan magrib berkumandang, kami pun menunaikan Sholat Magrib di masjid. Setelah sholat magrib tertunaikan, kami kembali ke rumah Teras Dakwah. 

Sesuai dengan namanya, kajian ini diadakan di sebuah teras rumah, suasanya yang homy dan nyaman pasti yang baru pertama ke sini tak akan sungkan ataupun ragu, kita bakal disambut dengan senyum dan jabat erat para jamaah lain yang hadir. Kebetulan waktu itu ada pelanggan tetapnya Teras Dakwah yang juga master saya nih bidang fotografi, ketemu juga sama mas Lukman.

Kkajian dimulai dengan santai, guyonan awal MC sambil menunggu kehadiran Pak Jody yang waktu itu agak telat. Tak lama berselang Pak jody pun datang, dan kajian dimulai. Beliau menceritakan perjuangan beliau saat merintis Usaha Steak, yang dulunya belum bernama Obonk Steak.

Pertama didirikan dahulu hanya memiliki beberapa peralatan saja, ketika itu Pak jody bercerita, hanya punya beberapa kursi dan tempat sajian makan, jadi apabila penuh pengunjung harus antri dan tempat sajian makanan yang sudah selesai, langsung digunakan untuk pengujung selanjutnya. Ketika itu memang sasaran pasar masih menengah ke atas, namun karena usaha tak berkembang dan harga daging sapi semakin melambung, akhirnya Pak Jody dan istrinya melakukan inovasi baru, dengan setak buatannya.

Mengubah target sasaran agar steak dapat di nikmati oleh semua lapisan masyarakat, akhirnya inovasi yang dilakukan berhasil. Setelah melakukan berbagai macam uji coba, akhirnya resep dan ramuan Steak yang murah dan tak mahal biaya produksinya dapat diwujudkan. Ketika itu nama Warung Steak muncul, agar mempunyai kesan bahwa steak bisa dinikmati semua kalangan.

Pak Jody bercerita usahanya semakin berkembang pesat saat beliau kembali mendekatkan diri pada Allah, setelah sebelumnya beliau sesorang yang tak terlalu memikirkan agama dan ibadah. Namun berkat pak Jody kembali mengingat Allah dan mendekatkan diri kepada Allah, akhirnya Allah membukakan pintu rizki untuk beliau, hingga tahun 2012 outlet warung steak sudah mempunyai 48 cabang outlet di berbagi kota di Indonesia.

kajian teras dakwah
nah ini maaf agak goyang, shuter lambat nih jadi goyang" hehe peace...

Kini Usahanya telah dilimpahkan menjadi Warung Grup dan sudah dikelola secara profesional. Warung Grup pun juga menjadi Spiritual Company. Di mana bagi karyawan diwajibkan untuk sholat Dhuha, mengaji, sholat, dan hafalan Juz, bagi yang hafal sampe Juz yang sudah di tentukan ada hadiahnya yaitu umroh Gratis, wah keren kan. di tahun 2014 ini outlet beliau bertambah mencapai 70 outlet dengan 1400 karyawan, dan perusahaanya beromset 1,2 M, subhanallah kan. Program-program sedekahnya pun gencar dilakukan termasuk program Sedekah nasional, yaitu semua omset dalam satu hari diberikan untuk sedekah kebaikan subhanallah kan.

Kata beliau kini pekerjaanya hanya jalan-jalan dan lebih mendekatkan diri pada Allah. Jalan-jalan membuka peluang dakwah yang lain kata beliau, bekerjasama juga dengan Ustadz Yusud Mansyur mendirikan Rumah tahfidz di Jogja, rumahnya kini ramai dengan pasukan penghafal Qur'an, patut disyukuri dan menjadi pelajaran bagi kita semua. 

Kajian sempat rehat untuk sholat isya sehabis sholat Isya beliau menyampaikan pesan kesimpulannya, bahwa jika usaha kita untuk mencapai akhirat maka dunia akan mengikuti, kuncinya istiqomah dan bertahan dengan kebaikan. 

“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam keadaan beragama Islam. Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (agama) Allah, dan janganlah kamu bercerai berai, dan ingatlah akan nikmat Allah kepadamu ketika kamu dahulu (masa Jahiliyah) bermusuh-musuhan, Maka Allah mempersatukan hatimu, lalu menjadilah kamu Karena nikmat Allah, orang-orang yang bersaudara; dan kamu Telah berada di tepi jurang neraka, lalu Allah menyelamatkan kamu dari padanya. Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu, agar kamu mendapat petunjuk. (Ali Imran:102-103)

“Maka tetaplah kamu pada jalan yang benar, sebagaimana diperintahkan kepadamu dan (juga) orang yang Telah Taubat beserta kamu dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya dia Maha melihat apa yang kamu kerjakan. Dan janganlah kamu cenderung kepada orang-orang yang zhalim yang menyebabkan kamu disentuh api neraka, dan sekali-kali kamu tiada mempunyai seorang penolongpun selain daripada Allah, Kemudian kamu tidak akan diberi pertolongan. Dan Dirikanlah sembahyang itu pada kedua tepi siang (pagi dan petang) dan pada bahagian permulaan daripada malam. Sesungguhnya perbuatan-perbuatan yang baik itu menghapuskan (dosa) perbuatan-perbuatan yang buruk. Itulah peringatan bagi orang-orang yang ingat. Dan bersabarlah, Karena Sesungguhnya Allah tiada menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan. (Hud:112-115)

Tak sampai jam 8 malam kajian pun berakhir, satu rahasia warung Steak dibeberkan di sini, ketika itu pak Jody bertanya kenapa warung steak kursi-kursinya dibuat biasa dan tak nyaman? kata beliau agar pengunjung yang habis makan gak lama-lama, abis makan terus pulang hehe, biar kursinya bisa dipakai pelanggan lain begitu guyonannya...bisa jadi", hehe strategi yang bagus bisa ditiru hoho peace....

Sehabis kajian kami mendapat Nasi kucing free, ciri khasnya kajian teras dakwah ni dapat gratisan makan malam, lumayan nih porsi nasi kucingnya hehe, kenyang saya Alhamdulillah... terima kasih Pak jody ilmunya, terima kasih mas Ramli ajakkannya, mas Lukman ketemu kita di TD akhirnya hehe, dan mas Marta Fatih yang saya juga ketemu di sini hehe plus buat temen-temen Teras Dakwah semoga Istiqomah dan lancar dakwahnya aamiin..., kapan kita ngaji di Teras dakwah lagi ni?  semoga bermanfaat yah ^-^ kalo mau tambah mantap yuk lanjut ke kajian mualaf Jogjakarta.

ojo leren dadi wong apik
nah suasana Teras Dakwah kala itu
thanks buat referensinya

6 komentar:

  1. jadi itu ownernya WS? waah keren, ilmunya double ini sih. Ilmu agamanya dapet ilmu dagangnya dapet :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. iy tuh pak Jody hehe...alhamdulillahd apat ksmptn denger ilmu dari bliau ^-^ d bogor ada WS jg toh wah keren yah

      Hapus
  2. Wah gak nyangka ternyata pemilik WS itu ustadz juga yah, keren!

    Halo mas Angki, salam kenal. Senang bisa berkunjung kesini. Visit back web kita ya smansa-radio.com

    BalasHapus
    Balasan
    1. halo tmn-tmn smansa mksih yah dah mampir di sini ^-^ wah iya tuh Pk ody penuh Inpirasi ^-^ sukses buat smansa

      Hapus
  3. Balasan
    1. alhamdulillah terima kasih pak Arif

      Hapus

”Apabila telah ditunaikan shalat, maka bertebaranlah kamu di muka bumi; dan carilah karunia Allah dan ingatlah Allah banyak-banyak supaya kamu beruntung.” (Q.S 62. Al Jumuah ayat 10)

Semoga bisa diambil hikmah pelajarannya, dan bisa dijadikan renungan yang lebih bermanfaat... maafkan bila ada masa yang dipenuhi kebodohan... hanya perjalanan kehidupan menuju cerdas yang lebih berkah dan penuh pertaubatan....

Mari Berjalan Penuh Dengan Iman... Perjalanan Panjang Sob, Akhirat itu Pasti Ada Dan kita semua akan Menjalaninya.... Mari Bersiap...